Jembatan Double Track di Kali Brantas dan Stasiun Kertosono Belum Terlihat Aktivitas Pembangunan.

SUARABAYA, PANGGUNGMODUSOPERANDI –  Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan Direktorat Jendral Perkeretaapian melalui satuan kerja peningkatan Perkretaapian Jawa Timur melakukan pembangunan jalur ganda yang kini sedang dibangun dari Kabupaten Jombang sampai dengan Madiun. Dalam tahun anggara 2016 telah dialokasikan untuk paket Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa Jombang – Madiun yang dibagi menjadi 20 paket antara lain: paket 1 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 80+000 – 84+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 4 Km (paket JGJM-1) sebesar Pagu Rp 94.968.600.000 Pemenang Lelang PT. Indria Putra Persada, dengan Nilai kontrak Rp 78.497.700.000, paket 2 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 84+000 – 88+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 4 Km (paket JGJM-2) sebesar Pagu Rp 66.714.000.000 Pemenang Lelang PT. Surya Kencana Baru, dengan Nilai kontrak Rp 54.232.554.000, paket 3 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 88+000 – 92+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 4 Km (paket JGJM-3) sebesar Pgu Rp 99.802.700.000 Pemenang Lelang PT. Modern Surya Jaya – PT Selosari (JO) dengan Nilai kontrak Rp 90.666.506.000, paket 4 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 92+000 – 95+300 antara Jombang – Madiun sepanjang 3,3 Km (paket JGJM-4) sebesar Pagu Rp 93.385.700.000 Pemenang Lelang PT. Maskar Sejahtera, dengan Nilai kontrak Rp 77.269.919.000, Untuk Paket 5 sampai saat ini masih belum ada pemenangnya diantara 20 paket sudah ada pemenang.

Pembangunan Jembatan Kereta Api (uper pass) Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa di Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur.

Untuk paket 6 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 98+000 – 103+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 5 Km (paket JGJM-6) sebesar Pagu Rp 74.358.600.000 Pemenang Lelang PT. Ergates Citra Mandiri, dengan Nilai kontrak Rp 61.537.523.000, paket 7 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 103+000 – 107+100 antara Jombang – Madiun sepanjang 4,1 Km (paket JGJM-7) sebesar Pgu Rp 84.336.700.000 Pemenang Lelang PT. Peraga Lambang Sejahtera, dengan Nilai kontrak Rp 66.917.849.000, paket 8 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 107+100 – 111+100 antara Jombang – Madiun sepanjang 4 Km (paket JGJM-8) sebesar Pagu Rp 69.470.900.000 Pemenang Lelang PT. Rekayasa Bumi Pertiwi, dengan Nilai kontrak Rp 58.291.835.000, paket 9 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 111+100 – 117+500 antara Jombang – Madiun sepanjang 6,4 Km (paket JGJM-9) sebesar Pagu Rp 96.531.505.000 Pemenang Lelang PT. Agung Kusuma, dengan Nilai kontrak Rp 78.747.962.000.

Jembatan Double Track di Kali Brantas dan Stasiun Kertosono Belum Terlihat Aktivitas Pembangunan.

Kemudian paket 10 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 117+500 – 121+500 antara Jombang – Madiun sepanjang 4 Km (paket JGJM-10) sebesar Pagu Rp 99.576.710.000 Pemenang Lelang PT. Surya Annisa Kencana, dengan Nilai kontrak Rp 84.910.248.000, paket 11 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 121+500 – 126+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 4,5 Km (paket JGJM-11) sebesar Pagu Rp 83.594.300.000 Pemenang Lelang PT. Vin Septa Jawa, dengan Nilai kontrak Rp 69.829.955.000, paket 12 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 126+000 – 131+400 antara Jombang – Madiun sepanjang 5,4 Km (paket JGJM-12) sebesar Pagu Rp 84.358.600.000 Pemenang Lelang PT. Istana Putra Agung, dengan Nilai kontrak Rp 66.220.514.000, paket 13 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 131+400 – 135+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 3,6 Km (paket JGJM-13) sebesar Pagu Rp 99.431.000.000 Pemenang Lelang PT. Istana Putra Agung, dengan Nilai kontrak Rp 90.523.600.000, paket 14 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 135+000 – 139+900 antara Jombang – Madiun sepanjang 4,9 Km (paket JGJM-14) sebesar Pagu Rp 99.201.100.000 Pemenang Lelang PT. Eka Surya Alam, dengan Nilai kontrak Rp 90.662.865.000, paket 15 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 139+900 – 144+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 4,1 Km (paket JGJM-15) sebesar Pagu Rp 97.585.200.000 Pemenang Lelang PT. Giri Bangun Sentosa, dengan Nilai kontrak Rp 87.027.000.000.

Berikutnya paket 16 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 144+000 – 149+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 5 Km (paket JGJM-16) sebesar Pagu Rp 82.524.100.000 Pemenang Lelang PT. Dwifarita Fajarkharisma, dengan Nilai kontrak Rp 73.806.493.000, paket 17 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 149+000 – 153+900 antara Jombang – Madiun sepanjang 4,9 Km (paket JGJM-17) sebesar Pagu Rp 99.838.500.000 Pemenang Lelang PT. Pembangunan Perumahan (Persero) dengan Nilai kontrak Rp 93.543.694.000, paket 18 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 153+900 – 158+500 antara Jombang – Madiun sepanjang 4,6 Km (paket JGJM-18) sebesar Pagu Rp 99.934.700.000 Pemenang Lelang PT. Waskita Karya (Persero) dengan Nilai kontrak Rp 92.033.300.000, paket 19 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 158+500 – 161+600 antara Jombang – Madiun sepanjang 3,1 Km (paket JGJM-19) sebesar Pagu Rp 69.970.300.000 Pemenang Lelang PT. Sumber Agung Sejahtera, dengan Nilai kontrak Rp 52.674.978.000, dan yang terakhir paket 20 Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa KM 161+600 – 164+000 antara Jombang – Madiun sepanjang 2,4 Km (paket JGJM-20) sebesar Pagu Rp 82.704.270.000 Pemenang Lelang PT. Bajatra, dengan Nilai kontrak Rp 68.844.900.000.

Jalur ganda Lintas Selatan Jawa dimulai dari Cirebon, Kroya, Kutoarjo, Jogja, Solo, Seragen, Ngawi, Madiun, Jombang, dan Wonokromo Surabaya. Jalur ganda Lintas Selatan Jawa dibangun untuk meningkatkan perekonomian dan mempercepat lalu lintas di Pulau Jawa bagian Selatan yang selama uni tertinggal dengan jalur ganda Pantai Utara (Pantura). Untuk mengetahui berapa tingkat kemajuan pembangunan jalur ganda Lintas Selatan Jombang – Madiun Jawa Timur Panggung Modus Operandi mencoba menemui Kepala Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa bagian Timur Robinson Manurung dikantornya jalan Panjang Jiwo tidak ada ditempat. Menurut salah satu staf Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa bagian Timur bahwa kepala Balai sedang bertugas ke Jakarta.

Investigasi Panggung Modus Operandi di Kabupaten Nganjuk stasiun Kertosono kegiatan pembagunan jalur ganda hingga Kali Brantas belom ada tanda-tanda kegiatan. Terkait soal lahan menurut Ir. Basiran bahwa pembebasan lahan untuk jalur ganda Lintas Selatan (Jombang – Madiun) tidak ada masalah. Untuk jarak pembangunan jalur double track tersebut sepanjang 84 Km di mulai dari KM 80 sampai KM 164. Paket jalur ganda dengan pengerjaan Multy Years Contract (MYC) tahun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 – 2018 adapun 1 dari 20 paket tersebut hanya paket 5 yang sampai saat ini belum ada pemenang lelang. Dengan penambahan jalur baru Double Track di Lintas Utara Jawa (Jombang – Madiun) di harapkan dapat memperlancar transportasi dan ekonomi, dimana jalur tersebut menghubungkan antara Surabaya – Solo. Pande

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here