Rehabilitasi bendung karet Jatimerek yang berlokasi di desa Jatimlerek, Kecamatan Pelandaan, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur dilaksanakan untuk mengembalikan fungsi Bendung karet dalam mengendalikan elevasi muka air sungai brantas guna memenuhi kebutuhan air irigasi.
Nilai kontrak pekerjaan rehabilitasi Bendung karet Jatimlerek sebesar Rp 268,4 miliar dengan pemenang penyedia jasa PT Wijaya Karya KSO PT JAYA Etika Teknik.
Masa pelaksanaan pekerjaan berlangsung pada tahun 2025-2027 dengan skema Maltirs kontrak MYC.

Kontrak pekerjaan ditandatangani pada tanggal 15 Desember 2025 dan surat perintah mulai kerja SPMK juga ditandatangani pada tanggal yang sama.
Dalam rehabilitasi Bendung karet jatimlerek ini terdapat perbedaan model.
Project Manager PM PT Wijaya Karya Chery Anindita pada acara sosialisasi yang berlangsung pada tanggal 7 Januari tahun 2026 di Balai Desa Jatimlerek Kecamatan Pelandaan. Menjelaskan bahwa pada bulan Januari hingga Februari pekerjaan akan difokuskan pada perbaikan karet bendung, nomor 6 yang mengalami kebocoran agar tidak mengurangi suplai air irigasi ke area persawahan.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan seiring dengan konstruksi pengelak sungai brantas yang dibangun di hulu bendung karet. Pada acara sosialisasi rehabilitasi bendung karet Jatimlerek tersebut turut dihadiri oleh PPK Irigasi Rawa II dan Kasatker pelaksanaan jaringan pemanfaatan air (PJPA).
Investigasi jurnalis panggung modus operandi pada tanggal 14 Mei 2026 bahwa perbaikan karet nomor 6 belum terealisasi. Masih seperti ketika bocor pada tahun 2025. Sementara pembangunan intake baru di hulu intek lama masih dalam proses pekerjaan.
Beberapa waktu lalu memang ada keluhan lagi dari warga karena suplai air mulai terganggu, karena memang elevasi air sungai turun. Kami sudah kordinasi juga dengan pihak-pihak dan dinas-dinas terkait. Penjelasan PM PT Wijaya Karya (persero), Chery Anindita kepada Jurnalis Panggung Modus Operandi.
Adapun penjelasan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Brantas, ISMAUN sebagai berikut. Perbaikan karet sudah sempat dilakukan tapi tidak bisa optimal karena sobekan sudah lebih besar sehingga tidak bisa dengan metode penyumbatan dengan kain.
Setelah diskusi dengan dinas PU jombang, maka akan dilakukan penutupan pias 6 dengan menggunakan jumbo bag. Yang mana nantinya akan dilakukan setelah kegiatan flushing dari Lodoyo tanggal 18-25 Mei 2026. Redaksi PMO.













